Cahaya diatas Cahaya

Ketua yayasan cdc: Ajak Masyarakat Jaga Pola Makan dan Kesehatan momentum transisi pola makan sehat pasca-puasa

Ketua Yayasan cdc Kaur

Cahayadiatascahaya.id BENGKULU, 2026 – Merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, Ketua Yayasan Cahaya Diatas Cahaya (cdc) Provinsi Bengkulu, Dr. dr. Dahlan Gunawan, SpKKLP., MKes., MARS., MH., FISQua., FIHFAA., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh masyarakat Bumi Rafflesia. Beliau mengingatkan bahwa euforia lebaran harus dibarengi dengan kewaspadaan terhadap perubahan pola makan yang mendadak.

“Idul Fitri adalah momen kemenangan yang harus disyukuri dengan penuh kebersamaan, saling memaafkan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

bahwa setelah sebulan berpuasa, tubuh membutuhkan penyesuaian kembali terhadap pola makan. Perubahan pola konsumsi secara tiba-tiba, terutama dengan makanan tinggi lemak, gula, dan santan, berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

“Setelah lebaran, masyarakat perlu bijak dalam mengatur pola makan. Jangan langsung berlebihan karena dapat memicu gangguan pencernaan, peningkatan gula darah, hingga tekanan darah,” jelasnya.

Dr. Dahlan menyampaikan bahwa Idul Fitri 1447 H tahun ini merupakan saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi, namun masyarakat diminta tidak “balas dendam” dalam mengonsumsi hidangan khas lebaran.

Waspada Transisi Pola Makan

“Setelah sebulan penuh tubuh kita terbiasa dengan pola intermiten yang teratur saat berpuasa, sistem pencernaan memerlukan adaptasi kembali. Kewajiban kita setelah lebaran adalah menjaga konsistensi kesehatan yang sudah terbentuk selama Ramadan,” ujar Dr. Dahlan.

Beliau menyoroti fenomena meningkatnya keluhan kesehatan pasca-lebaran seperti kolesterol tinggi, asam urat, hingga gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan bersantan dan tinggi gula secara berlebihan.

Untuk mengantisipasi masalah kesehatan, Ketua Yayasan CDC Bengkulu membagikan beberapa langkah praktis:

  1. Aturan Porsi Bertahap: Jangan langsung makan dalam porsi besar. Mulailah dengan porsi kecil namun sering untuk memberikan waktu bagi lambung beradaptasi.
  2. Batasi Santan dan Gula: Hidangan seperti rendang dan opor sebaiknya dikonsumsi secukupnya. Imbangi dengan asupan serat dari sayur dan buah-buahan segar.
  3. Hidrasi Optimal: Pastikan konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dan metabolisme pasca-puasa.
  4. Kembali Berolahraga: Setelah libur panjang, mulailah melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki untuk membakar kalori berlebih dari hidangan lebaran.

Melalui Yayasan Cahaya Diatas Cahaya, Dr. Dahlan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat Bengkulu. “Kesehatan adalah amanah. Cahaya kebahagiaan Idul Fitri akan terasa lebih sempurna jika tubuh kita tetap bugar dan sehat untuk kembali beraktivitas,” tambahnya.

Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa menjaga kesehatan adalah bagian penting dari rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa,

Menutup pernyataannya, beliau mengucapkan: “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari kita jaga kesehatan sebagai bentuk syukur kita kepada Sang Pencipta.” Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan dapat terus menjaga pola hidup sehat setelah Ramadan.” (dg)

Scroll to Top